Banyuasin, JON.com – Warga di kawasan Pasar Pagi, Kelurahan Rimba Asam, Kecamatan Betung, Kabupaten Banyuasin, digegerkan dengan penemuan jasad seorang remaja yang nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri, Kamis (13/5/2026) pagi.
Korban diketahui berinisial FD (17), remaja asal Desa Rimbang Jaya I, Kecamatan Tanjung Batu, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI). Korban ditemukan sudah tak bernyawa di dalam toko pisau dan parang tempat ia tinggal sementara.
Kapolres Banyuasin, AKBP Risnan Aldino, melalui Kasi Humas Iptu Abu Bakar, menjelaskan bahwa peristiwa ini pertama kali diketahui oleh paman korban yang bernama Angga (27) sekitar pukul 08.00 WIB.
Pagi itu, Angga bermaksud memulai aktivitas berjualan dan memanggil FD yang berada di dalam toko. Namun, meski telah dipanggil berulang kali, tidak ada sahutan dari dalam ruangan.
”Karena merasa curiga tidak ada jawaban, paman korban bersama seorang saksi lainnya, Suwati (53), nekat mendobrak pintu toko tersebut,” ujar Iptu Abu Bakar.
Saat pintu berhasil terbuka, saksi dikejutkan dengan pemandangan tragis. Korban ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia dalam posisi tergantung dengan menggunakan seutas kabel listrik.
Mendapat laporan tersebut, jajaran Polsek Betung di bawah pimpinan AKP Riyadi Sasongko, SH langsung meluncur ke lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengamankan barang bukti.
Tim medis dari Puskesmas Betung juga diturunkan untuk melakukan pemeriksaan luar terhadap jenazah. Berdasarkan hasil pemeriksaan, petugas menemukan ciri-ciri identik peristiwa gantung diri.
Pihak keluarga korban yang tiba di lokasi menyatakan telah mengikhlaskan kejadian ini sebagai musibah. Mereka secara resmi menolak untuk dilakukan tindakan autopsi lebih lanjut oleh pihak kepolisian.
”Keluarga korban menolak autopsi. Jenazah langsung dibawa ke rumah duka untuk segera dimakamkan di TPU setempat,” tambah Iptu Abu Bakar.
Tim Redaksi JON.com






