PALI, JON.com – Ribuan massa yang tergabung dalam Masyarakat Peduli PALI (MPP) menggelar aksi demonstrasi besar-besaran pada Senin (19/1/2026). Aksi yang dipusatkan di kawasan Simpang Lima dan depan Gedung DPRD Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) ini membuahkan hasil positif bagi masyarakat.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) PALI akhirnya menyatakan kesiapan untuk memenuhi tuntutan massa, yakni mengaktifkan kembali kepesertaan BPJS Kesehatan bagi 40.499 warga yang sebelumnya dinonaktifkan terhitung sejak 1 Januari 2026.
Janji Pemerintah: Maksimal 10 Hari Aktif
Wakil Bupati PALI, Iwan Tuaji, SH, yang menemui langsung massa aksi di depan umum, menyampaikan komitmen pemerintah daerah untuk segera menyelesaikan persoalan jaminan kesehatan ini.
”Pemkab PALI berjanji akan mengaktifkan kembali BPJS Kesehatan tersebut dalam waktu maksimal 10 hari, syukur-syukur bisa lebih cepat dari itu,” ujar Iwan Tuaji di hadapan ribuan peserta aksi.
Kemenangan Rakyat yang Terus Dikawal
Koordinator Aksi MPP, Aburizal, menyambut baik keputusan tersebut. Ia menilai kesepakatan ini merupakan bukti nyata dari kemenangan perjuangan rakyat PALI dalam menuntut hak dasar kesehatan. Meski demikian, ia menegaskan bahwa pihaknya tidak akan berhenti sampai di sini.
”Ini adalah kemenangan rakyat PALI, tapi perjuangan belum selesai. Kami akan terus mengawal janji ini sampai BPJS Kesehatan bagi 40.499 warga benar-benar aktif kembali secara total,” tegas Aburizal.
Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat yang terjun ke jalan. Ia memuji kedisiplinan massa yang menjaga aksi tetap berjalan aman, tertib, dan damai hingga usai.
Sepanjang pengamatan di lapangan, aksi demonstrasi berlangsung kondusif di bawah pengamanan aparat, tanpa ada tindakan anarkis, meski melibatkan ribuan orang yang memenuhi jantung kota PALI.
Liputan: Enggi Marlisa
Editor: Joni Karbot, S.Th.I., C.IJ., C.PW., C.PR., C.PSE.






